Friday, 15 October 2010

TRAINING IYLEGI 2010 hari ke 4

Shooting Day :::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::: :)

Jumat, 24 September 2010

Pagi ini seluruh peserta dan para fasilitator juga pendukung acara terlihat tetap bersemangat, meski fieldtrip kemaren memang agak melelahkan





Sesi Power Mapping dari Mba Rahmina meamng akan merajai seluruh sesi hari ini…….. :)
Sesi pwer Mapping tidak hanya akan berisi penyampaian materi saja tapi peserta juga kaan diminta untuk membuat skenario dan sekaligus memainkan skenario tersebut. Yupsss bener banget mereka akan berperan sebagai artis dan aktor deh.

Setelah coffee break…. Saatnya shooting. Berdasarkan kelompok fieldtrip seluruh peserta diminta untuk mengeluarkan seluruh daya kreativitas untuk membuat sebuah film dan sekaligus menjadi pemainnya. Waktu yang diberikan memang sangat sempit. Mereka harus sudah mempresentasikan film karya mereka pada jam 2 siang. Ehmmmm hanya 4 jam saja :)

Bagaimana film hasil karya mereka?????????

Kelompok 1 berhasil menghadirkan sosok Pak Yasin seprang tokoh masyarakat yang sangat terpandang dan sangat eksis di berbagai organisasi kemasyarakatan tapi ternyata tidak bisa eksis dalam membantu sang istri dalam menyelesaikan pekerjaan rumah tangga.

Kelompok 2 mengangkat topik kegigihan bu Sadiah dalam meningkatkan tingkat pendidikan di desanya. Meski kelapa desa dan para tokoh masyarakat tidak mendukungnya namun berkat kegigihan bu sadiah, akhirnya pendidikan di desa itu pun bisa membuah kan hasil. Salah satunya wiwin sang siswa di sekolah itu yang akhirnya bisa menjadi tenang pengajar membantu Bu Sadiah merealisasikan cita- cita.



Kelompok 3 menceritakan tentang Pasir Kelabu yang menceritakan tentang perlakuan pengusaha yang ikar janji.

Sesi power mapping berakhir pada jam 5.30 sore. Peserta segera menuju dormitory untuk beristirahat sejak sebelum dilanjutkan dengan sesi malam.

Sesi malam seperti biasa dimulai setelah kami menikmati makan malam.
Sesi proses kolaborasi membangun kepercayaan dibuka mba alifah dengan permainan menuntun orang buta. Kalau sudah urusan permainan pasti mengundang derai tawa dari para peserta dan pendukung acara.



sesi ini pun diakhiri dengan sesi foto bersama :) fotonya menyusulnya ....... :)

Monday, 11 October 2010

Training IYLEGI 2010 ( hari ke 3)

cerita lanjutan
FIELDTRIP

Berdasarkan data demografis 99.9 % warga desa PAsir Buncir bermata pencaharian sebagai petani. Hanya 1 orang yang menjadi PNS yaitu Kepala sekolah. Tingkat pendidikan masyasrakat, mayoritas juga hanya sampai tingkat SD. Karena untuk bisa melanjutkan ke bangku SMP dan SMA harus menempuh jarak yang lumayan jauh.

Setelah bersilaturahmi sekilas dan saling memperkenalkan diri, Mas Happy sang fasilitator sesi fieldtrip segera membagi tugas pada kelompok yang telah terbentuk di hari sebelumnya. Kelompok 1 ( Reiza, Pipi, Mas Andreas dan Irvan – bayu tidak bisa ikut karena harus menjalanin terapi cuci darah) bertugas mencari info dari kelompok Petani.

Kelompok 2 ( Ita, Kang Checeng, Teh Nina dan Mas Andri) dengan didampingi Wita kebagian bergosip ria dengan para Ibu – Ibu dari kelompok PKK bersama Ibu Jijah.



Sedangkan Kelompok 3 ( Rian, Kang Endang, Ati dan Mas Syafwani) mendapat tugas bertandang ke kelompok pemuda.



Owww iya sebuah reuni terjadi di kelompok 2, saat nina memperkenalkan diri . ternyata Nina mempunyai link kekeluargaan dengan Bu Jijah :0 Obrolan berbahasa local alias basa Sunda yang mewarnai gossip ria semakin memeriahkan suasana .
Sementara di kelompok 1 oborolan seputar pengalaman petani yang belum mengenal dan menjalankan system pertanian dnegan system yang benar…. Mereka hanya melakukan system tradisional saja.
Untuk kelompok pemuda…….. kepiawaian mas Syafwani dan Kang Endang ternyata sangat membuka keleluasaan kelompok 3 untuk bisa berdiskusi dengan para pemuda setempat.

Meski hujan rintik dan mendung silih berganti menghiasi cuaca di PAsir bUncir tapi tidak sedikit pun mengurangi semangat para peserta juga fasilitaor dan warga masyarakat sekitar.

Setelah puas berdiskusi…….. kamipun segera berkumpul di rumah Pak Syamsudin untuk menyantap makan siang yang telah disediakan oleh para ibu dan remaja putrid desa Pasir Buncir. Sajian berupa tumis kacang panjang, teri kacang, tumis oncom dan tempe goreng hangat dilengkapi dengan sambel lalap langsung menggoda selera kami. Maka ngga heran porsi makan kami pun langsung extra hehehe



dan inilah rumah Pak Syamsudin yang menjadi saksi kelaparan kami pun berganti menjadi kekenyangan yang sangat



Terimakasih buat para Ibu yang telah menyuguhkan kami makanan yang sangat lezat



Setelah makan siang…….. sesi presentasi kami adakan di Madrasah setempat yang berlokasi di sebelah rumah Pak Syamsudin.







Tidak terasa hari sudah semakin sore dan tepat jam 3 kami pun harus segera pamit pada seluruh warga dan teman2 RMI yang ikut memperlamcar seluruh kegiatan kami di Desa Pasir Buncir.

Terima kasih kepada Mba Tilla, Mba nana, Mba sita, Mba caca, Teh Uus , Mas Yasin dan teman – teman lainnya.

Perjalanan kembali ke Cico ternyata tidak berjalan dengan mulus…….. beberapa tempat pemberhentian seolah menggoda kami untuk menepi….. salah satunya pedagang manisan dan ubi cilembu.





Angkot pertama yang memutuskan untuk langsuung pulang ke cico pun diikuti oleh angkot para kaum adam .

Sementara angkot kaum hawa lebih memiih untuk mampir mnghangatkan perut di boboho ehmmm baso urat hangat dengan teh atau jeruk hangat :)


Buat para adam tenang aja kami bawakan porsi untuk kalian kok.

Hari ini karena tidak ada sesi malam, maka acara coffee break malam pun kami gelar di cottage :)





menjelang jam 23.00 parapeserta pun mulai pamit kembali ke dormitory....... dan kamipun segera terlepap dalam cerita mimpi setelah fieldtrip.

Training IYLEGI 2010 ( hari ke 3)

Kamis, 23 September 2010 (FIELDTRIP)

Hari ini aktivitas para peserta, fasilitator dan pendukung acara memang dimulai lebih pagi dari hari sebelumnya.

Jam 6 pagi kesibukan di ruang makan pun sudah mulai terlihat. Kegiatan isi mengisi perut dan member I makan organisma pada organ pencernaan pun dilakukan dengan penuh semangat.
Para peserta pria tampak menggunakan kaos sergama berwarna hijau, semtara para peserta wanita menjadikan kaos kuning mereka sebagai aksesori. Dan alumni Rolls out yang hadir tidak mau ketinggalan eksis , dengan memilih kaos berwarna merah terang sebagai seragam mereka

Tepat jam 7 pagi ini saat matahari baru terasa hangat, 3 ( tiga) buah angkot yang telah melakukan negosiasi dengan Wita, Sopian dan Rama pun sudah berdiri manis di depan Pos satpam Cico. Mereka akan membawa kami menunyusi jalan menuju Desa Pasir Buncir. Sebuah desa yang asri kawasan cimande mendekati Lido, Sukabumi.







Setelah semua duduk manis diangkot masing – masing…….. capcus deh kita :D

Sayangnya mba alifah dan Mba NAni ngga bias gabung karena ada tugas lain.

Sebelum meluncur menuju tol , kami menjemput 2 rekan dari RMI yang akan mendampingi perjalanan menuju lokasi fieldtrip.
Dalam perjalanan muju cimande terdapat 2 kejadian yang entah apa namanya :0
Pertama : tanpa kami sadari, kami telah meninggalkan MAs Jabrik kamerawan Gekko di Vico resort. Sementara kami dengan mantap berangkat begitu saja. Untung Mas Jabrik segera menyadari bia rombongan kami telah meninggalkannya. Dengan kecepatan penuh Mas Jabrik segera meminta MA Ojek untuk mengejar kami. Yang terkejar oleh Mas Jabrik angkot ke 3 yang berisi para kaum adam :}

Angkot kaum hawa yang mendapat info tertinggalnya mas Jabrik pun segera mengurangi kecepatannya. Sementara angkot pertama yang telat info akhirnya menunggu kedua angkot tersebut di daerah pasar ciawi. Karena kebetulan salah satu rekan dari rmi pun berjanji akan menemui kami di sekitar area ini. Setelah ketiga angkot berkumpul kembali , perjalanan pun dilanjutkan.
Kejadian kedua adalah hunting ATM Mandiri di sepanjang jalan raya sukabumi yang tidak menbuahkan uang :(. Sepajang jalan raya tersebut kami celingukan mencari tulisan bernada indah ATM Mandiri. Sampai akhirnya angkot pertama berhenti dan wita menuju angkot kaum adam. Karena diriku terjebak di angkot tersebut saat member jatah permen pada mereka.
Wah pom bensin yang bersahabat, pikirku….. ngga Cuma ada ATM MAndiri lho ada ATM lainnya juga. Tapi ternyata mereka tidak bersahabat juga karena tidak bisa mengeluarkan uang meski hanya satu atau dua rupiah:(. Gagal deh niat berbagi rezeki di lokasi fieldtrip.

Pengaalman juga sih ternyata cari ATM itu lebih mudah di kota hehehe.

Perjalanan yang lancar membuat kami bisa tepat waktu sampai di lokasi. Jam 9 tepat cahaya matahari Pasir Buncir terasa hanggat di wajah kami. 3 Angkot hijau yang membawa tim IYLEGI dan para pendukung acara pun mendarat dan merapat dengan sukses.
Kami langsung disambut rekan- rekan dari RMI yang sedang mengadakan pembinaan di desa tersebut juga teman –teman dari Kampung Pending.





Para aparat desapun ikut menyambut dan siap berbagi info dan pengalaman kepada kami. Pak Syamsudin dari Kelompok Tani bersaudara yang mengurus program DAS MICRO, Bu Jijah dari PKK, PAk Shoahuddin dari ekoban dan Kelompok Tani yang juga aktif di kepemudaan.

a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjaH-fYBsMqToR5Uk6ozpKPduSJpWpsuShUEOzrRH2_p0Sy1-T9mmPJ9GkwLRPgypqikHyH_1wI6FXTWRH8Ilu2ICffe47zpyNWJQ13rn-hm_BwTVrc_c1P-k9jeqsUSgmdK6UBJuWuNT48/s1600/100_3310.JPG">

sajian khas pun menggoda perut kami yang mulai kelaparan setelah melalu perjalanan jauh :)



ceritanya bersambung ya.............

Sunday, 10 October 2010

Training IYLEGI 2010 ( hari ke 2)

Rabu, 22 September 2010

Matahari menerangi cico resort dengan sedikit malu- malu. Sinarnya yang hangat mengiringi senyum pagi para peserta pelatihan, para fasilitator juga narasumber. Eh ada narasumber kah di sesi ini. Suatu kebahagiaan bagi para fasilitator karena Mba Diah Raharjo dan Mba erna Rosdiana berkenan berbagi pengalaman tentang kepemimpinan dalam tata kelola lingkungan.
Jam 08.30 Mba Diah dan Mba erna sudah hadir di ruang Oase bersama mba Nani.
Dengan waktu sekitar 30 menit, Mba Diah dan Mba Erna pun berbagi pengalaman kepada kami.
Mba diah antara lain bercerita karakter pemimpin dan Visi
Visi adalah sesuatu yang harus dicapai. Seorang pemimpin harus (1) percaya diri ttg visi (2) komiten thd visi (3) berorientasi pada meningkatkan kemampuan, kualitas organisasi dan sumberdaya organisasi. Visi organisasi mewakili visi dari setiap individu bukan hanya visi dari sang pendiri. Hal ini merupakan syarat mutlak bagi seorang pempin yag berjiwa leadership. Visi leadership berlaku universal.
Selanjutnya mba Erna berbagi cerita tentang Tata Kelola Lingkungan.




Menurut Mba Erna, tata kelola tidak hanya berlalu untuk scope besar saja. Tapi juga berlaku pada scope kecil ahkan terkecil yaitu diri kita sendiri.
Kenapa tata kelola di Indonesia belum bisa berlaku dengan baik karena kemiskinan keinginan untuk belajar dan sempitnya pengetahuan karena kita membatasi diri terhadap bidang lain.

Mba Erna pun menambahkan bahwa masa ideal bagi kita utuk mengevaluasi adalah 3 tahun. Karena bila kita lakukan evaluasi di usia 1 tahun, maka kita masih belum menemukan banyak hal. Tapi bila kita lakukan evaluasi di tahun ke 5 akan sudah terjadi banyak hal dan kita akan sulit memperbaikinya.
Menyambung soal visi…………… Goal2 kecil ada langkah- langkah menuju Visi. Pembentukan karakter organisasi adalah satu visi yang langgeng.



Setelah Foto bareng dengan 2 Mba hebat itu…… acarapun kami lanjutkan dengan Sesi kepempinan dari Mba Nani dan Sesi tata kelola lingkungan dari Mba Rahmina
Sebelum makan siang, fasilitator dan peserta punya hadiah khusus buat Mba Nani yang Ultah tanggal 21 kemaren



Eh iya tengkyu banget buat Mas Ahmad dan Mas Danny dari Cico yang dah bekenan membantu mencarikan kue tart black forest untuk Mba Nani :D

Setelah Makan siang Sesi pun berlanjut dengan materi kesetaraan Gender dari Mba Nani. Lalu dilanjutkan dengan sesi dari Mba Alifah mengenai keterampilan memfasilitasi dan rencana kerja peserta.

Abis itu giliran diriku dan mas happy deh menyampaikan materi sekilas untuk persiapan kunjungan ke lapangan esok hari. Gambaran tentang desa Pasir Buncir digelar di layar proyektor dan mas happy mulai menceritakan tentang data demografis dan data geografis desa Pasir Buncir…. Untuk acara filedtrip besok…… panitia mempunyai kejutan bagi para peserta





Ah...... udah sore nih saat nya istirahat dulu untuk selanjutnya nanti setelah sesi malam akan ada sesi praktek menfasilitasi

Tepat Jam 19.30 Sesi malam pun dimulai........ perit kenyang setelah makan malam lezat membuat semangat para peserta meningkat. Pada sesi ini seluruh kelompok memfasilitasi berbagai jenis permainan.

Seperti biasa tanpa terasa malam semakin larut dan jam 22.30 kamipun harus meninggalkan ruang OASE.
Untuk segera beristirahat. karena besok pagi tepat jam 7 kami harus berangkat mnenuju Pasir Buncir untuk Fieldtrip.

Saturday, 9 October 2010

TRAINING IYLEGI 2010 ( hari ke 1)


Sesi perkenalan



Ruang pertemuan OASE yang terletak tepat di sisi depan CICO RESORT terasa hangat oleh tawa ceria dari para peserta dan fasilitator yang hadir selasa malam ini. Langit yang cerah dihiasi lampu-lampu kuning serta lantai kayu berlandaskan kolam ikan inipun ikut memancarkan kehangatan yang ditransfer dari Ruang Oase.
Diawali dengan sesi pembukaan Oleh Mas Nugi sang Direktur Eksekutif FIELD INDONESIA, acara pun dilanjutkan dengan sesi perkenalan dari seluruh pendukung acara training.



Satu persatu peserta dan fasilitator juga pendukung memperkenalkan diri dengan maju ke depan sambil membawa selembar kertas yang berisi gambar tentang dirinya. Mba Alifah, Mba Nani, Mba Rahmina, Mas Happy ( Sang Fasilitator), Mas Andreas, Mas Andri, Reiza, Pipi, Kang Endang, Teh Nina, Ms Ita, Kang Ceceng, Kak Bayu, Teh Rian, Irvan, Ati, Mas Syahwani ( Peserta), Vidi, Rama, Aswita dan Sopian ( alumni rolls out 2008), dan Mas Bonny ( rekanan yang dirental mobil plus supirnya hehehe) juga Mas Agung dan Mas khairul dari Gekko production ( seksi dokumentasi) silih berganti kami pun menceritakan dongeng kecil tentang diri pribadi :)

Berbagai harapan dan motivasi ikut training pi pun bertaburan dalam ruang OASE saat itu. Motivasi tersebut antara lain :
1. Kenal teman baru
2. Membangn jaringan
3. Sharing pengalaman
4. Ingin mengetahui isue2 lingkungan
5. Mengetahui Ilmu2 terkait lingkungan
6. Iningin meningkatkan kapasitas diri.
7. Mendapatkan ilmu kepemimpinan dan tata kelola
8. Ingin memperkuat program lembaga --- program pendidikan lingkungan utk guru.
9. Bisa memilih pemmpin yang benar.
10. Bisa menjadi fasilitator
11. Menjadi orang yang peduli lingkungan
12. Memahami isue2lingkungan.
13. Ingin menjadi pemimpin yang baik
14. Belajar kepemimpinan menurut ilmu padi.
15. Ingin belajar negosiasi dan tata kelola lingkungan
16. Promosi menjaga lingkungan untuk kaum muda
Bahkan
17. Dilamar
Eits jangan berpikiran sempit dulu…… maksudnya dilamar itu bukan Cuma dalam hal cinta tapi juga dalam hal pengembangan potensi diri lho :) dilamar untuk bergabung dalam proyek2 baru hehehe.

Selanjutnya Mba Alifah sebagai koordinator Training IYLEGi pun memulai sesinya Memperkenalkan Apa sih IYLEGI itu………




Sesi pun dilanjutkan dengan Evaluasi awal bagi peserta mengnai materi – materi kepemimpinan yang akan disampaikan selama training . Sesi ini dipandu oleh Mba Nani










Sesi malam ini kemudian dilanjutkan dengan coffee break. Ajank kenarsisan pun kembali digelar :)

TRAINING IYLEGI 2010 ( hari ke 1)

Selasa, 21 September 2010

Hari ini memang hari terheboh selama pelaksanaan pelatihan. Berbagai persiapan dilakukan.
Dari belanja keperluan pelatihan, memastikan mekanisme fieldtrip dengan RMI dan urusan jemput menjemput pesertapun harus dilakukan.
Waktu berjalan begitu cepat . rasanya baru jam 10 siang tadi daku, Sopian, Mba Alifah, Mba RAhmina dan Mas Bonny meluncur meninggalkan CICO eh kok ngga terasa dah jam 20.00 saat pelaksanaan pembukaan dan sesi perkenalan.
Flash back dikit
Hari ini daku, Sopian dan Mas Bonny beneran seru- seru dari print dan perbanyak materi, belanja di Naga Kecana Surken, sempet makan siang dulu di Botani bareng Mba Rahmina. Dilanjutkan ngobrolin mekanisme fieldtrip ( sayang karena Agung dari Gekko sudah menunggu di cottage jadi ya diriku hanya serah trima biaya penyelenggaraan fieltrip aja ke Mba Tila selanjutnya langsung capcus ke CICO). Tugas jemput menjemput peserta ternyata tidak bias daku lakukan karena mesti heboh di cottage. Tugas itupun kudelegasikan pada Sopian dan Mas Bonny.
Satu persatu peserta pun hadir di resort bernuasa alami tersebut. Mereka segera menenpati dormitory yang asri



Setelah makan malam seluruh peserta pun hadir dan sesi pertama dari seluruh kegiatan pelatihan pun segera digelar.

TRAINING IYLEGI 2010

Senin, 20 September 2010

Tengkyu to Sopian yang dah banyak membantu diriku pada hari ini ya.

Tepat pukul 13.30 Sopian sudah hadir di rumahku ………. untuk berangkat bareng menuju CICO RESORT di cimahpar.
1 buah tas ransel yang berisi perlengkapan menginap selama 6 hari, 1 buah tas berisi training kit dan 1 buah tas berisi kebutuhan konsumsi selama training bagi para fasilitator pun dikemas dengan rapi di motor sopian…….

Meski cuaca sempet mendung dan hujan gerimis…….. tapi alhamdulillah cerah saat kami memapaki rute menuju CICO.



Tepat jam 15.00 kurang sedikit kami sudah muncul di front office CICO untuk menemui Mas Ahmad dan Mba Dera untuk registrasi dan check in cottage Nuri 1. Sebelum menuju ke cottage kami sempat meminta bantuan pihak Cico untuk menjemput Mba Alifah dan Mba Rahmina yang akan segera hadir di Bogor sekitar jam 4 sore ini.




Ah………… finally sampe juga ke CICO. Sambil nunggu info selanjutnya dari Mba Alifah dan Mba Rahmina……… ya nggosip deh. Sopian cukup bawel juga ternyata.
Dari sejak kenal Sopian waktu rolls out 2008 baru deh kita ngobrol banyak hari ini. Banyak hal terungkap dan membuat diriku mendapat masukan juga tentang seperti apa IYLEGI dimata Sopian dan teman2 rolls out.

Tepat jam 5 sore waktu CICO saat diriku mandi …. Nuki menjeritkan beach nya MEW……. Waduh kayaknya panggilan untuk menjemput sudah berbunyi nih.
Sepuluh menit kemudian dengan dibonceng Sopian, kami berupaya menuju damri … tapi ternyata baru juga 5 menit jalan hujan mulai deras jadilah diriku naik angkot saja deh.

Nuki kembali menjerit karena ternyata Mba Alifah sudah sampai di CICO… waduh waduh gimana nih……. Daku pikir Mba Alifah akan dating bersama Mba Rahmina seperti rencana semula. Eh lha kok mBaAlifahnya malah dan di CICO … KEPIYE to……

Akhirnya Sopian lah yang kembali ke Cottage dan diriku melanjutkan perjalanan. Ternyata Mba Rahmina udah dijemput Mas Happy dan sedang berkongkow ria di kedai telapak.

Setelah obrol2 kamipun beranjak membeli makan malam. Menu nasi goreng Mutiara dan capcay kuah dari Gaya Tunggal pun kami bawa menuju CiCo.
Sambil menyantap nasi goreng kami mendiskusi kan banyak hal antara lain : Setting ruang pelatihan, peran fasilitator, keperluan ATK selama pelatihan, mekanisme Filedtrip dan sebagainya.

Jam 20.00 kami kedatangan tamu dari Gekko studio yang akan membantu dalam proses dokumentasi selama pelatihan. Ternyata Agung Gekko yang disebut2 Mba Alifah adalah Agung yang daku temui di kalam beberapa waktu lalu.
Obrolan seputar proses dokumentasi pun sambung menyambung. Agungpun pamit setelah semua info yang di dapat dirasa lengkap.

Obrolan antara Mba Alifah, Mba RAhmina dan Mas happy pun berlanjut hingga tengah malam. Kemana diriku dan Sopian? Kami lebih memilih merapikan dan menginventaris berbagai perlengkapan untuk pelatihan yang masih terlihat berantakan. Sambil mencatat apa saja yang harus kami beli esok hari.