Friday, 30 January 2009

ditraktir bunbun

29 Jan 2009
Sore ini idi janjian sama bunbun. Niatnya sih mau fee translate buat bunbun, tapi ternyata malah ditraktir bunbun. Ternyata sore ini bunbun memang plan mau traktir tina, Linda dan eva…… ulang tahun telat ya bun……….

Jam 18.00 idi baru sampe di botani square, padahal dari kampus berangkat jam 16.30 lho. maklum lah bogor macet nda jelas. Idi terjebak macet di ring road sampe perempatan cilendek yang ternyata emamng sangat terkenal hobby macet. Karena angkot parung yang ngetem mania.

Bunbun untung juga baru ½ jam dateng, jdi nda telat banget deh. Setelah baca beberapa buku di gramedia dan belanja beberapa barang kebutuhan di giant akhirnya kita memutuskanuntuk nunggu tina, Linda dan eva sambil makan aja deh. Abis cacing2 di perut juga udah protes minta dikasih makan. Karena solaria penuh akhirnya dengan berat hati kita makan di superbowl.

Obrolan ringan pun makin seru karena tina dan linda dah hadir sekitar jam 19.30. tapi obrolan semakin seru setelah eva dateng. Idi menang baru hari ini ketemu eva dan iwa suaminya. Tapi ya ampun……….. sakit perut deh idi jadinya ketawa ketiwi mulu.

Apalagi saat mata kami tertuju pada sepasang cwe cwo yang makannya berjauhan saling ujung- ujungan deh. Habis deh eva isenk yang ada kita jadi ketawa ketiwi nda berhenti.

Jam 20.30 setelah kenyang makan dan ketwa ketiwi akhirnya bubar deh pasukan heboh. Bunbun pulang bareng tina dan linda sementara eva ya bareng iwa lah. Idi aja yang pulang sendiri uh sedihya hehehe.




farewel party JICA - TNHGS

28 Jan 2009
Jam 5 sore in idi janjian sama afin deh di BNI, buat berangkat bareng ke kantor JICA –TNGHS. Cuaca hari ini juga cerah lah. Jadi cukup memdukung acara farewell party yang akan diadakan oleh team JICA – TNGHS di rumah Pak Kuboki ( jl. Papajajaran indah 4 No. 4).

Karena kemacetan2 bogor yang nda tau apa sebabnya itu, akhirnya idi & afin sampe di kantor JICA – TNGHS jam 18.05. ada beberapa team JICA yang masih sibuk bebenah dan ngepak2 barang2. Ada mas herman, mas anhar dan beberapa expert jepang sepeprti pak nishida, pak nakimura dan pak kuboki. Hebatnya team jepang itu, sama sekali nda bossy, tanpa canggung ya asik aja bebenah bareng crew indo.

Masa kerja JICA – TNGHS akan berakhir tanggal 31 januari 2009 ini.

Sedih juga sih karena berarti proyek LF berkurang satu deh L. Kerjasama LF dengan JICA – TNGHS dalam 1 tahun ini memang tidak terlalu banyak, hanya berkisar terjemah menerjemahkan aja sih. Tapi keakraban yang disampaikan oleh team JICA( baik crew Indonesia maupun para expert jepang) itu yang bikin kita agak kehilangan.

Jam 18.15 bareng mas herman yang udah berbaik hati mau nunggu idi dan afin akhirnya kita berangkat deh ke rumah pak kuboki.

Sampe rumah pak kuboki, ibu kuboki yang cantik , baik dan mungil menyambut idi dan afin dengan penuh keramahan.

Rumah yang ditempati pak kuboki selama bertugas di bogor terlihat luas dan nyaman banget deh. Namanya juga orang jepang ya jadi rumah yang dipilih ya ada taman dan kolam ikannya.

Meski idi nda banyak kenal tamu yang hadir malam itu tapi cukup bisa berbaur lah. Canda tawa dan obrolan ringan pun akhirnya memeriahkan suasana farewell party yang terkesan serius dan kaku itu. Apalagi dengan kehadiran pak kobayashi yang sangat memeriah kan Susana. Beliau adalah expert jepang yang dulu pernah ditugas kan di TNGHS tapi sekarang bertugas di LIPI cibinong.

Mas wino yang kebagian jadi seksi acara malam itu sempet keliatan grogi karena harus memandu acara yang jujur nda fun banget. tapi berkat keisengan pak kobayashi, mas herman, mas anhar, mas sonny dan beberapa team JICA lain, suasana serius tersebut bisa sedikit dinetralisisr jadi lebih segar dan cukup fun lah. Menurut temen2 dari JICA bos JICA seperti pak nakimura, pak kubioki dan pak nishida memang termasuk orang2 yang serius dalam urursan apapun.

Pak bambang sang kepala taman nasional Halimun pun turut berperan menyegarkan suasana farewell yang serius itu. Beliau mengajak crew taman nasional untuk mempersembahkan lagu kemesraan bagi para expert JICA dan team JICA. Idi dan afin juga di’paksa’ ikut nyanyi deh. Beliau juga mempersembahkan lukisan karikatur yang lucu pada para expert JICA.

Acara berlangsung hangat sampai jam 21.30. selanjutnya ya acara intern JICA lah

Meski acara farewellnya tidak seperti yang dibayangkan tapi cukup layak untuk dijadikan memori yang indah.

Thursday, 29 January 2009

Pergeseran budaya atau individualisme atau malas?

dua hari yang lalu idi terlibat obrolan seru dengan seorang mahasiswa.

Mahasiswa tersebut sangat agamis, bersahaja ramah dan sangat welcome.. Pagi harinya dia memang sempat datang ke ruangan idi tapi saat itu idi sedang terima telp, jadi ya sekilas kesan pertama yang idi dapatkan.

Idi pikir dia akan tes pagi itu seperti janjinya pada mba nur……. Ternyata dia mengundurkan waktu tes karena mereasa belum siap. Akhirnya jam 13.30 dia datang lagi untuk tes.

Nah……. Setelah dia selesai tes, dia sangat menggoda untuk diajak ngobrol hehehe. Karena dia membuka obrolan dengan “ aduh … pusing euy bahasa Inggris teh. Untung nda ada nilai yang mesti dicapai sebagai syarat kelulusan.” Di beberapa fakultas di IPB, memang disyaratkan mempunyai nilai TOEFL tapi tidak ada nilai minimal yang harus dicapai. Jadi TOEFL prediction test itu hanya sekedar pelaengkap yang tidak melengkapi juga J.

Lanjut lagi ya ke obrolan seru…….. sebut saja nama mahasiswa itu adalah A.

Sedikit idi mulai berceloteh tentang kepentingnya bisa bahasa Inggris dan komunikasi ( meski jujur … idi sendiri bukan orang yang expert dalam berbahasa asing dan komunikasi). Tapi cukup menyakinkan kok untuk bisa meyakinkan orang hehehe. Obrolan berlanjut ke bidang pertanian dan skill mahasiswa dalam dunia pertanian sebagai almamater pilihan mereka ( baik terpaksa maupun karena minat ataupun karena ketidaktauhuan ).

Obrolan terus berlanjut sampai mba nur mulai menyampaikan keluh kesah warga sekitar kampus ( bara, bateng, balebak dan balio). Warga mengeluhkan sikap, polah, tingkah mahasiswa yang dari tahun ke tahun yang semakin semaunya sendiri, seolah mereka bukan hidup di dalam masyarakat dan sejenisnya. Mba nur cerita dulu waktu mba nur SD ( sekitar tahun 1980an akhir) mahasiswa itu sangat berbaur dengan warga sekitar. Dari hanya memberikan bimbingan belajar gratis pada anak2 warga sampai memberikan penyuluhan tentang bagaimana bertanam di lahan sempit, memelihara ikan meski tidak ada lahan untuk membuat kolam bahkan bagaimana memberdayakan pemuda sekitar agar bisa kreatif.

A seperti mahasiswa kebanyakan hanya terkesan dan terkesan sambil memberikan argument……

- “ ya… gimana ya mba dulu mungkin mereka nda sesibuk kita kuliahnya.”

- “ mungkin hanya terjadi pergeseran budaya aja. Dulu mahasiswa bisa menyatu sekarang lebih mengutamakan ke individualismeannya.

- “ iya sih mba……. Mungkin kita sekarang emang lebih malas bersosisalisasi dengan masyarakat sekitar karena kan kita mesti belajar mati- matian agar hidup kita bisa sejahtera. Kalo bersosialisasi dengan masyarakat sekitar memangnya bisa sejahtera ya mba?”

Mba nur sang juru bicara balio langsung memberikan beberpa bukti kesejahteraan bagi mahasiswa yang bisa berbaur dengan warga. Dari urusan makanan yang selalu dikirim warga, hasil panen yang selalu dibagi kemahasiswa, bahkan kalo mahasiswa kemalingan… seluruh warga akan bantu nyari malingnya dan biasanya ketangkep. Trus hukumannya maling itu disuruh makan nasi sebakul gede………( ada – ada aja ya).

A sang mahasiswa tingkat akhir ini pun terlihat tidak percaya.

Mba nur bilang, “ sekarang sih bimbingannya hanya ngaji aja itu pun dilakukan oleh partai politik yang banyak diikutin oleh mahasiswa”.

Akhirnya mba nur nanya , “ di kampus masih ada ga program pengabdian pada masyarakatnya?”

Dengan bangga sang mahasiswa menjelaskan…… “ ada kok di BEM itu ada, di Al Hurriyah juga ada program kakak asuh”. Kalo di BEM kita pengabdian ke desa galuga ( leuwi liang).”

Idi cuma nyengir . “ waduh jauh banget ya….. kenapa ga ke daerah sekitar kampus aja?”

“ iya… di wilayah balebak, balio , cangkurawok, carangpulang tuh kan banyak banget anak2 yang putus sekolah dan bla, bla,bla,bla.” Sambung mba nur.

Jujur .. idi kaget banget deh dengernya. Yang bener aja…… di wilayah dekat kampus ternama di Indonesia gitu lho masih ada warga putus sekolah, gizi buruk, orang2 buta huruf. Aduh kok ngeri banget sih.

Lucu kan BEM kampus tersebut melakukan aksi peduli dan pengabdian masyarakat ke wilayah leuwi liang sementara mereka melupakan daerah tempat mereka kos dan bertempat tinggal.

Menurut mba nur………. Mahasiswa dan warga sekarang udah ga harmonis lagi. Mahasiswa lebih mementingkan diri sendiri ( seperti yang mahasiswa A bilang). Bahkan untuk senyum pada warga pun seolah mereka enggan.

Mantep banget kan mereka tinggal di daerah warga tapi serasa di lokasi itu hanya ada mereka aja. Dengan sikap mahasiswa yang seperti itu maka warga pun jadi cuek dan sabodo teuing deh sama mahasiswa.

Apakah pola hidup seperti ini yang patut dijunjung bila kita hidup di lingkungan orang lain? Mahasiswa kost atau ngntral rumah di tempat tinggal wilayah warga itu kan sama aja dengan tamu. Dimana2 tamu itu harus tau unggah ungguh, bukan tuan rumah yang membuka komunikasi tapi tamu juga harus membuka diri. Kebayang ga kita nginep di rumah salah satu temen kita trus kita dicuekin? Apa rasanya sih?

Idi jadi inget kalimat dari mas micky… “ dimana bumi di pijak disitu langit di junjung.”

Apa artinya ya?
Sikap mahasiswa masa kini seperti yang mba nur cerita dan diiyakan oleh A sang mahasiswa tingkat akhir itu sebenarnya gejala apa sih? Pergeseran budaya/ meningkatnya individualisme/ males?

A lalu berpikir… gimana cara menyadarkan mereka ya……

Idi coba kasih sedikit pencerahan aja. Kita adalah mahluk ciptaan Alloh, kita dilahirkan ke dunia itu kan dengan tugas. Salah satu tugas kita adalah membagikan kasih sayang Alloh kepada sesama manusia dan lingkungan kita. jadi kenapa mesti bingung untuk menyadarkan orang2 yang individeualisme tapi sangat taat beribadah tersebut. Ajak mereka merenung, kembalikan mereka pada kodratnya sebagai ciptaan Alloh dan ingatkan akan tugas mereka di dunia. Simple kan.

Ya mudah- mudahan lah kalo udah disadarkan apa tugas kita sebagai manusia, kita bisa membuka diri untuk bersosialisasi, berbaur dnegan warga sekitar, saling tolong menolong dan melakukan banyak kebaikan.

Awalnya mungkin agak susah karena memang susah untuk memulai sesuatu yang baru ( meski sebenarnya dulu pernah ada). Tapi kalao tidak pernah dimulai ya kita tidak akan pernah memulai dan mengetahui hasilnya.

Friday, 23 January 2009

Friday, 16 January 2009

AMT IFSA

10 JANUARI 2009

Pagi ini idi beneran riweuh karena belum siap topik buat drama konflik hehehe……… so bangun tidur, langsung deh adepin compy sambil denger lagu2 nya NERA dan album krakatau dari mas Donny….. sapa tau dnegan dengerin lagu2 itu bisa dapet inspirasi.......

Ternyata bener lho....... idi dapet topik banjir di kota ifsa..........

Mulai lah jari – jari isi bermain di atas keyboard......... dan Alhamdulillah jam 09.30 skenarionya udah terbentuk......... tinggal disampein ke mona dan dikoreksi dan ditambahin cerita2 lucunya. Kebetulan idi janjian sama mona jam 10.30 di LSI........

Sebelum berangkat ke kampus dan menuju LSI......... sempetin mandi biar nda hateummm dan lebih fresh

dan sarapan dulu dunk biar nda keronconogan perutnya

Untung jalan ke kampus pagi itu nda macet, angkotnya juga bersahabat ( nda ngetem berlama- lama).

Jadi meski baru berangkat dari rumah jam 10 idi dah sampe di kampus jam 10. 30. Ke LF dulu deh ambil kertas2 bekas yang udah idi potongin untuk coret2 peserta dan amplop personality games.

Tuh kan karena buru2 ada aja yang ketinggalan............... master pesonality gamesnya ketinggalan di rumah L

Pikiran simple........ ntar minta tolong fotocopy in aja deh ke panitia.

Pas sampe LSI .... mona juga udah dateng.........

Mona ternyata ada di lantai atas......... dan mona baru sadar kalo idi nda punya KTM IPB......... ( m,akasih ya mon hehehe).

Baru juga mona buka laptop eh sudah ada telp dari efrian. Kata mona, ” efrian ajakin kita ngumpul di dar # aja.

Idi dan mona pun menuju ke ruang dar 3. Masih sepi........ IYLEGIers yang hadir baru efrian dan mas Happy.

Beberapa lainnya masih sibuk dnegan keperluan masing- masing. Mona langsung terlihat sibuk oleh skenario yang idi buat. Setelah baca beberapa menit, mona juga meminta ide hangga, ubit juga efrian untuk menambahkan alur ceritanya.

Jumlah peserta AMT yang hadir menurut mas Happy baru ada 7 orang........ jadi jumlah fasilitator akan lebih banyak dari jumlah peserta.

Satu persatu IYLEGIers akhirnya muncul juga. Panitia yang awalnya keliatan resah karena jumlah peserta yang hadir jauh lebih sedikit dari perkiraan ( 20 orang) karena adanya mata kuliah tambahan pun sudah mulai bisa tersenyum. Solusi yang ditawarkan IYLEGIers adalah seluruh panitia berbaur saja dengan peserta AMT ....... jadi jumlahnya pas deh 20 orang.

Setelah makan siang seadanya jam 13.00 show time deh.

13.00 – 14.00

Pembukaan ( Mas happy)

Perkenalan & kata / kaliamat yang dapat memberikan motivasi ( WIta)


Ice breaking


( koreografer : hangga)

games : berdiri bersam

a

Pengenalan tentang tata kelola lingkungan ( mas Happy)


14.00 – 15.00

Leadership ( Afin)


Games :


My star idol ( ubit)


Personality games ( idi)



Simpul tangan ( afin)


15.00 – 16.15

System Thinking ( Efrian)



Games :

Besar kecil ( sopian)


Bola tangkap ( ubit)



Borgol ( efrian)

16.15. – 16.25

Pengantar Management Conflict ( hangga)

16.25 - 16.40

Drama konflik ( mona & idi ) dibawakn oleh mona

16.40 - 16.50

Kesimpulan management Conflict

16.50 – 17.00

Penutupan ( mas Happy)

Nyanyi ‘ Sekitar Kita” ( team IYLEGI)

PROSES MEREALISASI AMT IFSA 2009

27 Desember 2008

IYLEGI mendapat info untuk menjadi narasumber dan fasilitator untuk AMT yang diadakan oleh IFSA LC IPB

5 Januari 2009

Dengan mediasi dari Afin dan Efrian, team IYLEGI bertemu dnegan panitia AMT IFSA pada jam 16.00 – 18.00. Hasil pertemuan tersebut menghasilkan berita acara sebagai berikut :

BERITA ACARA

Ketemu Panitia AMT IFSA

5 Jan 2008, jam 16.00 – 18.00

- AMT akan diselenggarakan pada tanggal 10 januari 2008

- Jumlah peserta AMT adalah 40 orang.

Namun jumlah ini akan dapat berubah karena

29 orang dari calon peserta yang kebetulan berasal dari jurusan MNH akan melakukan field trip pada tanggal 10 januari nanti.

- Panitia akan mengupayakan agar dosen mata kuliah nya bisa pemberikan dispensasi pada 29 orang calon peserta tersebut training.

Info akan mereka sampaikan paling lambat rabu pagi, 7 Jan 2008

Apabila 29 orang tersebut tidak dapat mengikuti AMT maka IFSA mempunyai kewajiban untuk menshare ilmu yang mereka terima saat AMT tanggal 10 nanti.

- Panitia akan memberikan data tentang motivasi calon peserta mengikuti AMT paling lambat kamis pagi, 8 januari 2008

- Panitia AMT IFSA memberikan rangkaian acaranya yang agak berbeda dengan yang mereka sampaikan pada IYLEGI ( kemaren sore)

yaitu : sesi 1 : Fungsi management dalam sebuah organisasi ( akan

dibawakan oleh Dinda Trisnadi)

sesi 2 : Event Organizer Training ( akan dibawakan oleh Irma Nurhayati)

sesi 3 : Jurnalistic Training ( akan dibawakan oleh Efrian)

sementara yang mereka sampaikan pada IYLEGI ( beberapa

waktu lalu)

sesi 1 : Fungsi management dalam sebuah organisasi ( akan
dibawakan
oleh Dinda Trisnadi)

sesi 2 : Event Organizer Training ( akan dibawakan oleh Irma Nurhayati)

sesi 3 : Enviroment

Ternyata acara yang akan diselenggarakan oleh panitia AMT cukup berbeda dengan tujuan yang diusung dari pengadaan AMT ini. ( katanya itu adalah proposal turun temurun J)

Adapun tujuan AMT yang dicantumkan dalam proposal adalah :

- menjalin komunikasi dengan para anggota IFSA sehingga terjalin ikatan kekeluargaan yang erat.

- Memberi motovasi kepada paraa anggota baru dalam memajukan IFSA.

Dari hasil gali menggali dengan i panitia AMT.

- mereka menginginkan agar anggota IFSA bisa loyal dan punya rasa memilik
IFSA sehingga keanggotaannya tidak semakin berkurang ( awalnya 100 selanjutnya hanya tertinggal 20 orang saja).

- Memberikan gambaran yang menarik tentang IFSA dan apa yang bisa anggota baru lakukan nagi IFSA.

- Anggota IFSA mempunyai awareness dan rasa miliki IFSA.

Berdasarkan hasil survey ini, maka kami ( Panitia AMT dan IYLEGIers) akan coba mengadakan AMT dengan sesi :

Sesi 1 : Perkenalan IFSA dan sharing dari senior IFSA ( dibawakan oleh dinda, irma dan 2 pembicara lagi)


Sesi 2 : bagaimana membangkitkan motivasi anggota IFSA untuk

menjadikan IFSA lebih baik dan terbaik. ( difasilitasi oleh IYLEGIers)
Jadi pembicara awal seperti dinda dan irma masih bisa memberikan wejangan pada juniornya dan IFSA sendiri dapat memberikan motivasi bagi anggota IFSA.

Mudah-mudahan hasil ini bisa membawa nuansa baru bagi IFSA J

Panitia akan mencoba membicarakan kembali mengenai mekanisasi AMT dan akan segera memberikan infonya kepada IYLEGI via afin.

7 Januari 2009

Jam 13.00

Team IYLEGI yang terdiri dari Afin, Wita dan HAngga kembali bertemu dengan panitia AMT IFSA untuk menerima susunan acara yang terbaru juga memastikan lokasi menyelenggaraan AMT pada tanggal 10 januari nanti

7 Januari 2009

Jam 16.00

Team IYLEGI ( Afin, Efrian, Rama, Ubit, Hangga, Wita, Idi) berkumpul di rumah mungilnya Mas Happy untuk membahas apa yang akan IYLEGI sampaikan pada AMT IFSA nanti. Rencana untuk tidak mengadopsi rolls out training kemarin ternyata tidak terealisasi. Karena materi yang direncanakan ternyata hampir sama bahkan cenderung sama dengan materi rolls out.

Hanya beberapa permainan saja yang agak berbeda.

Dalam AMT nanti kita akan menyuguhkan permainan simpul tangan, my star idol, personality games, berdiri bersama, dan melepaskan dari ikatan ( borgol2an).

Jam 19.45

Team IYLEGI kedatangan dinda salah satu alumni IFSA yang didaulat oleh panitia AMT untuk menjadi narasumber di sesi 1 ( pengenalan IFSA). Kehadiran dinda malam itu niat awalnya hanya ingin menyelaraskan antara apa yang akan disampaikannya dengan apa yang IYLEGI akan sampaikan.

Jam 20.00

Beberapa team IYLEGI pamit …yang tersisa di kediaman mas Happy hanya efrian, idi, dinda dan mas happy. Dinda, Efrian dan Mas Happy akhirnya terlibat pembicaraan seru mengenai masa depan dan masalah yang ada di dalam IFSA. Dinda memberikan gambaran gamblang tentang kondisi IFSA saat ini yang sangat memprihatinkan.

Dinda juga mempertanyakan peran IYLEGI dan masukan yang akan IYLEGI kan pada AMT IFSA. Berbicaraan berlangsung seru dan serius banget.

Dinda menyarankan agar panitia AMT juga dilibatkan dalam pembicaraan antara IYLEGI dan dinda yang akan diadakan pada hari jumat, 9 januari 2009. pembicaraan itu akan bertujuan membuka wawasan ketiga belah pihak, panitia AMT juga akan memberikan rambu mana yang bisa dilakukan dan mana yang tidak dalam penyelenggaraan AMT pada tanggal 10 nanti.

9 Januari 2009

Jam 16.00

Kembali di pondok mungilnya Mas Happy ayng didaulat jadi base camp IYLEGI, team IYLEGI berkumpul. Sore itu tidak semua bisa hadir. Hangga yang hadir tepat jam 16.00 bersama panitia dari AMT( alfian sang ketua ditemani oleh salah satu temannya…. Lupa namanya).

Ternyata pembicaraan dengan panitia AMT IFSA tidak berjalan dengan lancar karena mereka sangat pasif dan tidak bisa menyampaikan apa sebenarnya esensi yang ingin mereka dapatkan dari AMT nanti.

Panitia AMT pun pamit lebih awal ( sekitar jam 17.30 dengan alasan akan ada kuliah tambahan pada jam 19.00 nanti)

Jam 18.00

Afin, sopian, efrian, idi , wita, hangga dan Mas happy mulai membahas materi yang akan dibawakan dalam AMT besok. Mulai dari slide yang akan dibawakan oleh afin di sesi leadership, juga slide yang akan dibawakan oleh efrian pada sesi system thinking.

Lagu “sekitar kita’ nya karakatau band yang akan menjadi penutup acara AMTpun disosialisasikan oleh Mas Happy…… ternyata team IYLEGI cukup familiar dengan lagu itu. Tapi untuk mempermudah akan disediakan slide liriknya.

Jam 19.00

Dinda kembali bergabung dalam pertemuan final untuk AMT IFSA esok hari…….. Akhirnya karena panitia AMT tidak bisa memberikan rambu- rambu untuk AMT maka Dinda memberikan beberapa masukan dan rambu yang bisa dilakukan oleh IYLEGI.

Mungkin karena ada beda cara pandangan antara dinda dan IYLEGI jadi pembicaraan yang tercipta terlihat agak saling keukeuh meski tujuan keduanya sebenarnya adalah sama. Memberikan yang terbaik untuk IFSA dan memotivasi IFSA LC IPB untuk menjadi lebih baik.

Monday, 5 January 2009

Refleksi IYLEGI

Refleksi IYLEGI

Kesan 1

Ga nyesel ikut program ini, banyak ilmu dan hal yang baru diperoleh. Hal itu adalah ilmu-ilmu yang bermanfaat dan bernilai tinggi. Setelah ikut program ini menjadi termotivasi untuk menjadi lebih berguna, apalagi setelah kenal dengan para fasilitator yang pengalaman dan ilmunya kueren banget. Salut to para fasilitator: TOP abis dalam nge-design acara

Harapan: Smangat jangan berhenti di sini, this is a start harus ada rencana/program konkrit yang bisa dirasakan masyarakat. We are the change agent

Do: Pesta perpisahan dunk, kita happy bareng (red. Bukan mas Happy lho hehehe). N do action.

Teman yg paling berkesan: RAHUMSVWR

Kesan 2

Semua memberikan kesan yang berbeda, dan pelajaran yang bisa diambil adalah jangan terlalu menghiraukan apa yang akan terjadi, teruslah jalani hidup dengan segala permasalahannya; karena awalnya saya punya harapan, dan bayangan2 akan seperti apa rekan2 di pelatihan ini, dari pikiran yang menyenangkan, sampai yang tidak, tapi ternyata lebih banyak senangnya dengan rekan2, hamper nggak ada yang tidak menyenangkan.

Kesan 3

3 Hari sejak 18, 19, 20 Des 2008

* Spirit baru

* Optimis melangkah lagi

* Never give up

* Friendship

* Fasilitator TOP

* B Vidi: Ngefans banget

Kesan 4

Kegiatan yang baru untuk saya sebagai mahasiswa. Banyak hal yang bisa diperoleh di sini belajar hal yang ndak dipelajari di bangku kuliah. Great!!! Semua ini sangat berharga dan suatu saat nanti saya yakin akan bermanfaat satu sama lain. Memiliki kenalan-kenalan yang hebat dan menjalin persahabatan cukup erat. Semoga semua ini ndak berhenti sampai di sini. AKan ada wadah lain yang bisa mengikat dan mempertemukan kembali semua yang ada di sini.


Trims

Kesan 5

Unforgetable moment 4 hari= 4/7 minggu, 4/31 hari yang dikira lama … haaa… Cuma sebentar ternyata "Pelatihan leadership" yang punya konotasi berat ternyata … It's fun !!! Tentu dengan coffee breaknya tiap jam 9:30 dan 15:00 dengan kunci pintunya yang elektronik, dengan restoran hotel yang makanannya cukup mantap… materi ngak bikin kepala berasep … games exercises and many more yang bikin jam 08 30 – 17:00 nggak kerasa, salut buat fasilitator, salut buat teman-tema peserta yang bisa gokil walaupun bisa bareng salut bwt yang udah traktir makan di malem pertama nginep … peace!

Kesan 6

Selama pelatihan 3 hari, banyak hal yang telah didapat, selain pengetahuan, teman-teman baru, leadership skill. Tapi satu yang pasti:

  • Semua orang itu unik !!! (Beda background, beda karakter)
  • Temen-temen yang mungkin 5-10 tahun ke depan akan menjadi orang-orang yang besar dengan semangat kebersamaan dan pengetahuan yang dimiliki (amien)
  • Fasilitator yang berkualitas…!!! Thank you… hotel yang nyaman J

Kesan 7

Yang saya rasakan selama 3 hari ini:

  1. Materi yang saya dapat sangat mengesankan, dan mungkin saya tidak akan mendapatkannya di kampuz.
  2. Menambah teman, saling mengenal satu sama lain, saling membantu, penuh dengan canda tawa.
  3. Semoga setelah ini/acara ini kita dapat menghasilkan sesuatu yang berguna untuk masyarakat

Kesan 8

Perubahan harus dijemput

IYLEGI telah mengantar pada posisi pintu gerbang PERUBAHAN…!!!

Kesan 9

  • Awal yang gelap jadi terang
  • Membuat lebih terbuka, membuat yakin kalo memang kepercayaan yang dinodai bisa menimbulkan kecelakaan yang sangat parah
  • Baru berkenalan sebentar tapi sudah akrab
  • Pesan: Perlu dilakukan kegiatan ini sejak dini, misal ke siswa SMA dan jangan sekali saja
  • Buat diri sendiri khususnya: harus siap menerima kekurangan diri

Salut buat mas Jefri

Kesan 10

  • Kesempatan yang sangat berharga terutama bisa mendapatkan pengetahuan dan menambah jaringan sehingga nantinya bisa dikembangkan dalam suatu kelompok jaringan yang dapat berguna bagi byk org.
  • Sistem berpikir untuk melihat suatu masalah
  • Cara bernegosiasi & komunikasi
  • Semua pesertt IYLEGI keren!

Kesan 11

Selama mengikuti pelatihan

  • Mendapatkan wawasan baru tentang solusi dalam menyelesaikan dengan memakai beberapa metoda yang telah diajarkan
  • Memperluas jaringan/pertemanan

Kesan 12

Seru krn bisa dapat teman, network & wawasan baru (mudah2an bisa memberikan job & proyek baru juga hehe)

Pesan:

Kalo bisa … seluruh peserta, fasilitator, narasumber bisa tetap keep in touch Siapa tau ke dpnnya kita bisa bareng-bareng blain training leadership buat teman-teman kita yang belum bisa "diundang" skr J